Jangan Hanya Melihat Harga Saat Memilih Jasa Pasang Kaca Film
Ketika ingin memasang kaca film, banyak orang langsung mencari:
“Jasa pasang kaca film murah.”
Harga memang penting.
Tetapi harga bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Kaca film yang terlihat murah di awal belum tentu menjadi pilihan yang tepat jika produk tidak sesuai kebutuhan, pemasangan kurang rapi, informasi produk tidak jelas, atau tidak ada kejelasan mengenai garansi.
Sebaliknya, harga yang lebih tinggi juga tidak otomatis berarti hasilnya lebih baik.
Karena itu, sebelum memilih jasa pasang kaca film, ada beberapa hal yang sebaiknya dicek terlebih dahulu.
Mulai dari produk, pemasang, proses kerja, harga, garansi hingga hasil pemasangan.
Kenapa Jasa Pemasangan Sama Pentingnya dengan Produk Kaca Film?
Kaca film yang bagus tetap membutuhkan pemasangan yang benar.
Film harus dipotong sesuai bidang kaca, permukaan kaca harus dipersiapkan dengan baik, dan pemasangan harus dilakukan dengan teknik yang sesuai.
Spesifikasi pemasangan film arsitektural dari LLumar, misalnya, menekankan pemeriksaan kondisi kaca, pembersihan permukaan, perlindungan area sekitar, pemasangan tanpa celah atau tumpang tindih, serta pemeriksaan hasil akhir.
Artinya, ketika memilih jasa pasang kaca film, jangan hanya bertanya:
“Pakai merek apa?”
Tetapi juga:
“Bagaimana proses pemasangannya?”
1. Cek Jenis Kaca Film yang Ditawarkan
Hal pertama yang perlu ditanyakan adalah:
Kaca film apa yang akan digunakan?
Jangan puas hanya dengan jawaban:
“Kaca film premium.”
atau:
“Kaca film anti panas.”
Tanyakan lebih detail:
- merek,
- seri,
- tipe,
- tingkat VLT,
- karakter film,
- fungsi utama,
- data performa jika tersedia,
- dan apakah produk tersebut sesuai dengan jenis kaca.
Informasi produk yang jelas akan memudahkan Anda membandingkan beberapa pilihan.
Untuk kaca film solar control, misalnya, karakter seperti transmisi cahaya, pengendalian panas matahari, dan pengurangan silau dapat berbeda antarproduk.
2. Jangan Memilih Kaca Film Hanya Berdasarkan Warna
Kaca film hitam bukan berarti otomatis paling bagus.
Kaca film yang lebih gelap terutama berarti lebih sedikit cahaya tampak yang diteruskan.
Sementara kemampuan mengendalikan panas merupakan karakter yang berbeda.
Karena itu, jangan hanya bertanya:
“Ada yang 20%, 40% atau 60%?”
Tanyakan juga:
“Apa karakter performa film tersebut?”
Untuk rumah dan gedung, kebutuhan setiap ruangan bahkan dapat berbeda.
Ruang keluarga mungkin membutuhkan keseimbangan antara cahaya dan panas.
Ruang kerja mungkin lebih membutuhkan pengurangan silau.
Kamar mungkin membutuhkan tambahan privasi.
3. Cek Apakah Penyedia Jasa Memahami Kebutuhan Anda
Jasa pasang kaca film yang baik seharusnya tidak hanya menjual produk.
Mereka juga perlu memahami masalah yang ingin Anda selesaikan.
Misalnya, apakah masalahnya:
- mobil terlalu panas,
- silau saat berkendara,
- rumah panas karena kaca besar,
- kantor terkena matahari sore,
- ruko terlalu panas,
- membutuhkan privasi,
- ingin mengurangi silau,
- atau ingin memperbaiki tampilan kaca.
Kebutuhan yang berbeda dapat membutuhkan pilihan produk yang berbeda.
4. Tanyakan Apakah Ada Survey
Untuk pemasangan kaca film gedung, rumah, kantor, ruko atau bangunan dengan banyak kaca, survey dapat membantu.
Survey dapat digunakan untuk melihat:
- ukuran kaca,
- jumlah bidang kaca,
- jenis kaca,
- arah jendela,
- paparan matahari,
- kondisi kaca,
- film lama,
- akses pemasangan,
- ketinggian,
- dan kondisi area kerja.
Dengan survey, penyedia jasa dapat memahami kondisi sebenarnya sebelum memberikan rekomendasi.
Untuk pekerjaan yang kompleks, jangan ragu bertanya:
“Apakah bisa dilakukan survey terlebih dahulu?”
5. Cek Pengalaman Pemasang
Kualitas pemasangan tidak hanya ditentukan oleh produknya.
Pengalaman orang yang mengerjakan juga penting.
Anda dapat menanyakan:
- sudah berapa lama mengerjakan kaca film,
- jenis pekerjaan yang biasa ditangani,
- apakah mengerjakan mobil,
- apakah mengerjakan rumah,
- apakah mengerjakan gedung,
- dan apakah pernah mengerjakan bidang kaca besar.
Untuk proyek gedung, pengalaman menangani area yang luas dan kondisi kerja yang berbeda dapat menjadi pertimbangan tersendiri.
6. Lihat Contoh Hasil Pekerjaan
Sebelum memilih jasa pasang kaca film, coba lihat hasil pekerjaan sebelumnya.
Perhatikan:
Potongan Film
Apakah potongannya rapi?
Bagian Pinggir
Apakah terdapat celah yang terlalu besar?
Permukaan
Apakah terlihat banyak gelembung atau kerutan?
Sambungan
Jika bidang membutuhkan sambungan, apakah hasilnya rapi?
Keseragaman
Apakah tampilan film terlihat seragam?
Kebersihan
Apakah terdapat banyak kotoran atau partikel yang terjebak di bawah film?
Melihat hasil pekerjaan sebelumnya dapat memberikan gambaran tentang standar pekerjaan pemasang.
7. Cek Apakah Pemasang Memeriksa Kondisi Kaca Sebelum Dipasang
Ini sering dilupakan.
Kaca sebaiknya diperiksa sebelum pemasangan.
Perhatikan apakah terdapat:
- retak,
- pecah,
- goresan,
- permukaan rusak,
- kaca lama,
- atau kondisi lain yang dapat memengaruhi pekerjaan.
Spesifikasi pemasangan film LLumar juga menempatkan pemeriksaan kondisi substrat/kaca sebagai bagian sebelum pemasangan.
Jadi, jika pemasang langsung memasang tanpa memperhatikan kondisi kaca, Anda berhak bertanya terlebih dahulu.
8. Tanyakan Bagaimana Persiapan Kaca Dilakukan
Persiapan permukaan merupakan bagian penting dari pemasangan.
Kaca perlu dibersihkan sebelum film ditempelkan.
Tujuannya agar permukaan siap menerima film dan mengurangi risiko kotoran terperangkap di bawah film.
Dalam spesifikasi pemasangan LLumar, permukaan harus dibersihkan secara menyeluruh dan dipersiapkan sesuai petunjuk pemasok film.
Jadi, Anda dapat menanyakan:
“Sebelum pemasangan, kaca dibersihkan dengan proses seperti apa?”
9. Tanyakan Apakah Film Dipotong Sesuai Ukuran Kaca
Setiap bidang kaca memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda.
Film sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan bidang tersebut.
Perhatikan terutama pada:
- kaca mobil,
- kaca pintu,
- kaca sudut,
- kaca besar,
- kaca gedung,
- dan bidang dengan bentuk khusus.
Pemasangan yang rapi membutuhkan pemotongan yang presisi.
10. Cek Apakah Ada Celah di Pinggir Film
Setelah pemasangan, perhatikan bagian tepi.
Sedikit jarak tertentu dapat menjadi bagian dari teknik pemasangan, tetapi celah yang terlalu besar dan tidak rapi tentu berbeda.
Yang penting adalah hasil akhir terlihat rapi dan konsisten.
Untuk spesifikasi pemasangan film arsitektural, LLumar bahkan mencantumkan persyaratan bahwa film dipasang tanpa gap atau overlap yang tidak semestinya.
11. Cek Apakah Ada Gelembung atau Kerutan
Setelah film dipasang, mungkin masih terlihat sedikit perubahan visual karena proses pemasangan dan pengeringan.
Namun, hasil akhir tetap perlu diperiksa.
Perhatikan apakah terdapat:
- gelembung besar,
- kerutan,
- lipatan,
- garis,
- noda,
- atau cacat pemasangan.
Spesifikasi pemasangan profesional juga menetapkan pemeriksaan terhadap gelembung, blister, kerutan dan cacat visual setelah instalasi.
12. Tanyakan Bagaimana Proses Quality Check
Jangan hanya berhenti setelah film selesai ditempel.
Tanyakan:
“Setelah pemasangan, apakah ada pengecekan akhir?”
Quality check dapat mencakup:
- kerapian tepi,
- keseragaman tampilan,
- kondisi permukaan,
- gelembung,
- kerutan,
- kebersihan,
- dan kesesuaian area pemasangan.
Untuk pekerjaan besar, dokumentasi hasil pekerjaan juga dapat membantu.
13. Cek Garansi Produk
Garansi adalah salah satu hal penting yang harus ditanyakan sebelum melakukan transaksi.
Namun jangan hanya bertanya:
“Ada garansi?”
Tanyakan:
- garansi dari siapa,
- berapa lama,
- mencakup apa,
- bagaimana proses klaim,
- apakah ada syarat tertentu,
- dan apakah garansi tertulis.
Garansi produk dapat berbeda-beda tergantung merek dan seri.
Sebagai contoh, beberapa produk LLumar memiliki garansi terbatas dari produsen dengan ketentuan tertentu.
Karena itu, jangan menganggap semua kaca film memiliki masa garansi yang sama.
14. Cek Garansi Pemasangan
Selain garansi produk, tanyakan apakah ada ketentuan terkait hasil pemasangan.
Ini penting karena:
garansi produk ≠ otomatis sama dengan garansi jasa pemasangan.
Tanyakan secara jelas:
- apakah ada garansi pemasangan,
- apa saja yang ditanggung,
- kondisi yang tidak ditanggung,
- dan bagaimana prosedur jika ada masalah.
Simpan dokumen, invoice atau bukti transaksi yang berkaitan dengan garansi.
15. Pastikan Produk yang Dipasang Sesuai dengan yang Disepakati
Ini merupakan hal yang sangat penting terutama untuk proyek yang menggunakan beberapa jenis film.
Misalnya Anda memesan:
Film A
Tetapi yang dipasang:
Film B.
Karena itu, sebelum pemasangan, pastikan:
- nama produk,
- seri,
- VLT,
- jumlah,
- area pemasangan,
- dan harga
sesuai dengan kesepakatan.
Panduan pengadaan DOE juga menekankan pentingnya memastikan produk yang akhirnya dipasang sesuai dengan produk yang telah ditentukan dalam spesifikasi.
16. Jangan Takut Meminta Spesifikasi Produk
Jika Anda membeli produk tertentu, wajar untuk meminta informasi produk.
Misalnya:
- brosur,
- spesifikasi teknis,
- pilihan VLT,
- data performa,
- atau informasi garansi.
Tujuannya bukan untuk mempersulit pemasang.
Justru informasi tersebut membantu Anda memahami apa yang sebenarnya dibeli.
17. Bandingkan Harga dengan Isi Paket
Jangan membandingkan harga hanya dari angka.
Misalnya:
Jasa A: Rp X
Jasa B: Rp Y
Belum tentu keduanya menawarkan paket yang sama.
Periksa apakah harga tersebut sudah termasuk:
- material film,
- tenaga pemasangan,
- pembersihan,
- pelepasan film lama,
- survey,
- transportasi,
- finishing,
- dan garansi.
Untuk pekerjaan gedung, biaya juga dapat dipengaruhi oleh:
- luas kaca,
- jumlah bidang,
- ketinggian,
- akses,
- kondisi kaca,
- tingkat kesulitan,
- dan kebutuhan alat.
18. Hati-Hati dengan Harga yang Terlalu Murah
Harga murah bukan otomatis buruk.
Tetapi harga yang jauh lebih rendah dari penawaran lain sebaiknya diperiksa lebih lanjut.
Tanyakan:
Film apa yang digunakan?
Seri apa?
Apakah film baru atau produk yang berbeda?
Apakah pemasangan termasuk?
Bagaimana garansinya?
Apakah ada biaya tambahan?
Dengan begitu, Anda tidak hanya membeli berdasarkan angka paling murah.
19. Cek Apakah Ada Biaya Tambahan
Sebelum menyetujui pekerjaan, tanyakan apakah ada biaya tambahan untuk:
- pelepasan film lama,
- pembersihan lem,
- pemasangan di lantai atas,
- alat khusus,
- akses sulit,
- pekerjaan di luar jam kerja,
- atau area tambahan.
Untuk proyek rumah atau gedung, hal seperti ini sebaiknya dibicarakan sejak awal.
20. Tanyakan Berapa Lama Pengerjaannya
Durasi pemasangan dapat berbeda.
Untuk mobil, waktunya berbeda dengan rumah.
Untuk rumah dengan banyak jendela, waktunya berbeda dengan gedung dengan ratusan bidang kaca.
Karena itu, tanyakan:
“Berapa lama perkiraan pengerjaannya?”
Jika proyek besar, minta juga pembagian tahapan pekerjaan.
21. Untuk Gedung, Tanyakan Bagaimana Pengaturan Pekerjaannya
Pemasangan kaca film di gedung yang masih digunakan membutuhkan perencanaan.
Misalnya:
- area kerja,
- jam kerja,
- akses teknisi,
- perlindungan lantai,
- keamanan,
- lift,
- tangga,
- dan pembagian area pemasangan.
Untuk kantor, klinik, toko, cafe atau tempat usaha, pekerjaan juga sebaiknya diatur agar tidak mengganggu aktivitas utama.
22. Cek Apakah Pemasang Memahami Jenis Kaca
Tidak semua kaca memiliki karakter yang sama.
Ada:
- kaca biasa,
- kaca tempered,
- kaca laminated,
- kaca berlapis,
- kaca insulated,
- dan jenis lainnya.
Pemilihan film perlu mempertimbangkan kondisi kaca dan rekomendasi produk.
LLumar, misalnya, menjelaskan bahwa jenis film tertentu lebih sesuai untuk situasi atau jenis kaca tertentu dan menyarankan konsultasi dengan dealer mengenai kompatibilitas film dan kaca.
23. Untuk Mobil, Cek Bagian Kaca yang Akan Dipasang
Jika memasang kaca film mobil, jangan hanya membicarakan:
“Paket full.”
Tanyakan detailnya.
Misalnya:
- kaca depan,
- kaca samping depan,
- kaca samping belakang,
- kaca belakang.
Kemudian tanyakan pilihan tingkat kegelapan atau VLT untuk setiap bagian.
Kebutuhan kaca depan bisa berbeda dengan kaca belakang.
24. Untuk Rumah, Tentukan Ruangan yang Paling Membutuhkan
Tidak semua jendela rumah harus menggunakan pilihan film yang sama.
Contohnya:
Ruang Keluarga
Prioritas: panas, silau dan kenyamanan.
Kamar Tidur
Prioritas: panas, cahaya dan privasi.
Ruang Kerja
Prioritas: silau pada monitor.
Kamar Mandi
Prioritas: privasi.
Balkon
Prioritas: panas, silau dan tampilan.
Dengan menentukan kebutuhan per ruangan, pemilihan film dapat menjadi lebih tepat.
25. Untuk Kantor, Perhatikan Silau pada Monitor
Kantor dengan banyak kaca sering menghadapi masalah pantulan cahaya.
Kondisi ini dapat mengganggu:
- monitor komputer,
- layar presentasi,
- televisi,
- atau aktivitas membaca.
Karena itu, ketika memilih jasa pasang kaca film kantor, jangan hanya membahas panas.
Tanyakan juga tentang solusi untuk silau.
26. Untuk Ruko dan Toko, Perhatikan Tampilan dari Luar
Ruko biasanya menggunakan kaca depan yang cukup luas.
Selain panas, pemilik usaha mungkin mempertimbangkan:
- tampilan toko,
- privasi,
- kenyamanan pelanggan,
- pantulan cahaya,
- dan visibilitas produk.
Pemilihan film perlu menyesuaikan fungsi bisnis.
27. Cek Portofolio, Bukan Hanya Foto Promosi
Foto portofolio dapat membantu, tetapi jangan hanya melihat satu atau dua foto terbaik.
Jika memungkinkan, lihat beberapa contoh pekerjaan:
- rumah,
- kantor,
- ruko,
- gedung,
- mobil,
- atau jenis pekerjaan yang serupa dengan kebutuhan Anda.
Semakin relevan contoh pekerjaan dengan proyek Anda, semakin mudah menilai kemampuan pemasang.
28. Perhatikan Cara Mereka Menjelaskan Produk
Cara menjelaskan produk juga dapat menjadi pertimbangan.
Waspadai penjelasan yang terlalu sederhana seperti:
“Yang ini paling gelap berarti paling adem.”
atau:
“Film ini pasti membuat ruangan turun 10 derajat.”
atau:
“Semua kaca pasti bisa dipasang film apa saja.”
Klaim seperti itu sebaiknya ditanyakan kembali berdasarkan data dan kondisi sebenarnya.
Kinerja kaca dan film dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk karakter kaca, paparan matahari dan jenis film.
29. Jangan Terpaku pada Satu Angka Performa
Untuk kaca film, Anda mungkin menemukan istilah:
- VLT,
- TSER,
- IRR,
- IRER,
- UV rejection,
- dan istilah lainnya.
Jangan langsung menganggap satu angka sebagai gambaran seluruh performa film.
Contohnya:
VLT berkaitan dengan cahaya tampak yang diteruskan.
Sementara kemampuan mengendalikan panas merupakan karakter yang berbeda.
Karena itu, bandingkan produk berdasarkan data yang relevan dan kondisi pengujian yang sebanding.
30. Tanyakan Apa yang Termasuk dalam Jasa
Sebelum deal, mintalah rincian sederhana:
Produk:
Nama dan seri film.
Area:
Bagian kaca yang dipasang.
Harga:
Biaya material dan pemasangan.
Pekerjaan tambahan:
Pelepasan film lama jika diperlukan.
Garansi:
Ketentuan produk dan pemasangan.
Jadwal:
Tanggal dan estimasi durasi.
Rincian seperti ini dapat mengurangi kesalahpahaman.
Checklist Sebelum Memilih Jasa Pasang Kaca Film
Agar lebih mudah, gunakan checklist berikut:
| Yang Dicek | Sudah? |
|---|---|
| Nama merek dan seri film jelas | ☐ |
| Spesifikasi produk tersedia | ☐ |
| Kebutuhan sudah dibahas | ☐ |
| Kondisi kaca diperiksa | ☐ |
| Ada survey jika diperlukan | ☐ |
| Portofolio tersedia | ☐ |
| Pengalaman pemasang jelas | ☐ |
| Proses pemasangan dijelaskan | ☐ |
| Harga sudah dirinci | ☐ |
| Biaya tambahan sudah dijelaskan | ☐ |
| Garansi produk jelas | ☐ |
| Garansi pemasangan jelas | ☐ |
| Produk sesuai kesepakatan | ☐ |
| Area pemasangan jelas | ☐ |
| Jadwal pengerjaan jelas | ☐ |
| Quality check dilakukan | ☐ |
Jika sebagian besar pertanyaan tersebut sudah terjawab dengan jelas, Anda akan lebih mudah membandingkan beberapa penyedia jasa.
Pertanyaan yang Sebaiknya Ditanyakan Sebelum Deal
Jika Anda masih bingung harus bertanya apa, gunakan daftar berikut:
1. “Film yang digunakan merek dan seri apa?”
2. “Apa pilihan VLT-nya?”
3. “Film ini cocok untuk jenis kaca saya?”
4. “Apakah perlu survey terlebih dahulu?”
5. “Bagaimana proses pemasangannya?”
6. “Apakah film lama termasuk dilepas?”
7. “Berapa total biaya pemasangan?”
8. “Apakah ada biaya tambahan?”
9. “Garansinya seperti apa?”
10. “Berapa lama pengerjaannya?”
11. “Apakah ada quality check setelah pemasangan?”
12. “Bisa melihat contoh pekerjaan sebelumnya?”
Pertanyaan sederhana ini dapat membantu Anda menghindari keputusan yang hanya berdasarkan harga.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memilih Jasa Kaca Film
Hanya Memilih Harga Termurah
Harga murah belum tentu buruk, tetapi perlu dilihat apa yang didapat.
Tidak Menanyakan Seri Film
Merek yang sama dapat memiliki beberapa seri dengan karakter berbeda.
Tidak Memeriksa Jenis Kaca
Film perlu dipilih dengan mempertimbangkan kondisi dan jenis kaca.
Tidak Menanyakan Garansi
Jangan menunggu sampai terjadi masalah baru bertanya soal garansi.
Tidak Melihat Hasil Pekerjaan
Portofolio dapat membantu melihat standar pemasangan.
Tidak Menanyakan Detail Harga
Harga awal bisa berbeda dengan harga akhir jika ada pekerjaan tambahan.
Memilih Berdasarkan Tingkat Kegelapan
Film yang lebih gelap tidak otomatis memiliki performa pengendalian panas yang lebih baik.
Tidak Melakukan Survey untuk Proyek Besar
Untuk rumah atau gedung dengan banyak kaca, survey dapat membantu mengurangi kesalahan perencanaan.
Mengapa Survey Bisa Membantu Sebelum Pemasangan?
Survey bukan sekadar datang dan mengukur kaca.
Survey dapat membantu melihat kondisi nyata di lapangan.
Misalnya, pada rumah:
Kaca ruang keluarga menghadap barat.
Sementara:
Kaca kamar menghadap utara.
Kebutuhannya mungkin berbeda.
Begitu juga dengan gedung.
Sisi bangunan yang terkena matahari langsung dapat memiliki kebutuhan yang berbeda dari sisi yang lebih teduh.
Karena itu, survey dapat membantu penyedia jasa memahami kondisi sebelum memberikan rekomendasi.
Apakah Jasa Pasang Kaca Film yang Bagus Harus Selalu Mahal?
Tidak ada aturan bahwa harga mahal pasti menghasilkan pemasangan terbaik.
Begitu juga sebaliknya.
Yang lebih penting adalah melihat nilai keseluruhan:
produk + pemasangan + pengalaman + proses + garansi + layanan.
Jangan membandingkan harga jika isi paketnya berbeda.
Misalnya:
Paket A: film + pemasangan.
Paket B: film + pemasangan + pelepasan film lama + survey + garansi.
Harga keduanya tentu perlu dilihat dalam konteks yang sama.
Memilih Jasa Pasang Kaca Film di Tangerang Selatan
Bagi Anda yang berada di:
- Tangerang Selatan,
- Serpong,
- Pamulang,
- BSD,
- Gading Serpong,
- Bintaro,
- Ciputat,
- Pondok Aren,
- Setu,
- atau Tangerang,
Anda dapat membandingkan jasa pemasangan berdasarkan beberapa hal yang sudah dijelaskan di atas.
Jangan hanya mencari:
“jasa pasang kaca film terdekat.”
Perhatikan juga apakah penyedia jasa memahami kebutuhan Anda dan mampu menjelaskan produk serta proses pemasangannya dengan jelas.
Jasa Pasang Kaca Film Yamas Autocare
Yamas Autocare melayani kebutuhan kaca film mobil dan kaca film gedung/bangunan.
Untuk kebutuhan pemasangan, Anda dapat berkonsultasi mengenai:
- jenis film,
- tingkat kegelapan,
- kebutuhan panas,
- pengurangan silau,
- privasi,
- kondisi kaca,
- pemasangan film lama atau baru,
- dan kebutuhan area pemasangan.
Untuk pekerjaan bangunan, survey dapat menjadi bagian penting sebelum menentukan kebutuhan pemasangan, terutama jika bidang kaca cukup banyak atau kondisi lapangan cukup kompleks.
Area Layanan Yamas Autocare
Yamas Autocare beralamat di:
Jl. Raya Ciater Barat No. 001, Ciater Barat, Serpong, Tangerang Selatan (Taman Tekno 2), Banten.
Kebutuhan pemasangan dapat dikonsultasikan untuk area:
- Tangerang Selatan
- Serpong
- Ciater Barat
- Taman Tekno
- Pamulang
- BSD
- Gading Serpong
- Bintaro
- Ciputat
- Pondok Aren
- Setu
- Tangerang
Untuk lokasi lain di sekitar Tangerang Raya, silakan konsultasikan terlebih dahulu kebutuhan dan kondisi pekerjaannya.
Hubungi Yamas Autocare
Yamas Autocare – Kaca Film Mobil & Gedung
Alamat:
Jl. Raya Ciater Barat No. 001, Ciater Barat, Serpong, Tangerang Selatan (Taman Tekno 2), Banten
Telepon/WhatsApp:
0812-2222-4606
Website:
www.yamasautocare.com
Instagram:
@yamas_autocare